Penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015. Penjelasan ISO

Penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015 Rating: 6,3/10 1722 reviews

Klausul

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Setiap akan memproduksi produk baru, organisasi tentu merencanakan berbagai hal seperti alur proses produksi, alat yang diperlukan dan sebagainya. Misalnya dengan berupaya datang ke kantor tepat waktu. Sedikit banyak, di dalam organisasi pasti pernah ada pembicaraan mengenai berbagai issue yang dapat mempengaruhi bisnis organisasi baik masalah hukum, persaingan, peluang pasar dan lain-lain. Meskipun, keberadaan sistem dokumentasi tetap diperlukan. Contoh kinerja proses penerimaan siswa baru: akurasi input nama calon siswa, cycle time pelayanan dan sebagainya.

Next

10 Klausul Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Di lembaga pendidikan: proses belajar mengajar, proses penerimaan siswa, proses perencanaan kurikulum, proses penjadwalan kegiatan belajar mengajar, proses ujian, proses praktikum dan sebagainya. Terserah setiap organisasi untuk menentukan tingkat dan jenis dokumentasi yang diperlukan untuk mengontrol Sistem Manajemen Mutunya. Klausul 4: Konteks Organisasi Ini adalah klausul baru yang menetapkan konteks Sistem Manajemen Mutu dan bagaimana strategi bisnis mendukungnya. Maka organisasi harus mempertimbangkan hal ini dalam pengembangan sistem manajemen mutu. Memastikan bahwa sumber daya yang dibutuhkan untuk sistem manajemen mutu tersedia; Sistem manajemen mutu membutuhkan sumber daya. Bahkan organisasi terbaikpun tak bisa menghindari hal tersebut terjadi.

Next

Klausul

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Disamping identifikasi, trace-ability produk juga bisa menjadi kebutuhan organisasi. Apa yang harus dilakukan bila terjadi? Mengambil tanggung jawab terhadap efektifitas sistem manajemen mutu Ini berarti, pihak manajemen tidak bisa lepas tangan dalam penerapan sistem manajemen mutu. Bisa saja, tetapi setiap pimpinan dalam organisasi perlu upaya ekstra keras untuk pengawasan. Untuk mengetahui adanya perbedaan tersebut, silahkankan berlangganan newsletter gunastara yang akan memberikan informasi perkembangan standar kepada Anda secara berkala. Dukungan 6 Manajemen Sumberdaya 7.

Next

ISO 9001 tahun 2015 pdf

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Disinilah peran manajemen untuk memberi kesadaran bahwa selalu ada peluang untuk perbaikan yang berguna baik untuk karyawan sendiri maupun untuk organisasi. Di era modern yang bergerak cepat, setiap organisasi dituntut untuk melakukan perbaikan dan pengembangan di segala lini. Implementasi dari sistem manajemen mutu membutuhkan komitmen dari manajemen organisasi dan semua standar sistem manajemen mutu membuthkan komitmen ini agar dapat didokomentasikan. Dengan waktu yang cepat diharapkan diselesaikan dalam waktu tahun yang sama yaitu tidak melebihi tahun pengajuan sehingga biaya pun lebih efisien. Ini diperlukan baik karena disyaratkan oleh pelanggan atau bisa juga kebutuhan organisasi untuk memudahkan penelusuran masalah yang mungkin terjadi.

Next

10 Klausul Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Ketidaksesuaian dan tindakan korektif; Peningkatan. Jika pada versi 2000 mengatakan harus dilakukan corrective dan preventive action, maka versi 2008 menetapkan bahwa proses corrective dan preventive action yang dilakukan harus secara efektif berdampak positif pada perubahan proses yang terjadi dalam organisasi. Kelalaian dalam menjaga barang milik pelanggan tentu akan berakibat pada ketidakpuasan pelanggan. Tentu saja, kita tak bisa mengetahui kapan kita butuh peningkatan kalau kita tak tahu kinerja saat ini. Untuk dapat mencapai hasil yang diinginkan secara konsisten, setiap bagian dalam perusahaan harus bekerja selaras dengan arahan yang telah ditetapkan. Semua proses yang ada dalam organisasi yang langsung maupun tidak langsung mempengaruhi kinerja mutu.

Next

Pengertian ISO 9001:2015

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Metoda kerja kerja berarti cara kerja dari pelaku proses, atau cara kerja dari suatu tahapan aktifitas spesifik dalam suatu proses. Budaya kerja, kinerja saat ini adalah konteks internal sedang kondisi pasar, produk hukum, harapan pelanggan adalah konteks eksternal. Untuk pengetahuan yang bersumber dari internal seperti pengetahuan dari seorang ahli yang bekerja pada organisasi, pengalaman dari kegagalan, organisasi ada baiknya membuat beberapa bentuk dokumentasi seperti dokumen analisa resiko, prosedur-prosedur, panduan-panduan, materi pelatihan dan sebagainya yang bisa membuat pengetahuan terjaga tetap ada dalam organisasi. Operasional 7 Realisasi produk 8. Proses utama adalah proses yang berkaitan dengan penciptaan produk atau pemberian pelayanan.

Next

Ini Dia Daftar Dokumen Wajib dalam ISO 9001:2015 + Free PDF!

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Biasanya orang membagi 2 kategori proses: proses utama dan proses pendukung. Kata bila memungkinkan dimaksudkan bahwa tidak semua peninjauan dapat dilakukan secara formal dan dapat didokumentasikan untuk beberapa jenis organisasi. Sehingga tercapai tujuan rasa memiliki. Pihak manajemen harus mengetahui sumber daya apa yang diperlukan dan menjamin ketersediaannya. Sebab merekalah yang memahami konteks dan memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan. Juga, kelalaian menjaga properti milik pemasok dapat menganggu aliran proses antara pemasok dan organisasi. Pertama adalah mengetahui dengan jelas siapa pihak terkait, kedua memahami apa persyaratan dari pihak-pihak tersebut.

Next

Zulkifli Nasution's blog: Download Klausul

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Kemudahan akses informasi, memudahkan organisasi untuk menelusuri pihak-pihak terkait khususnya pihak ketiga supplier, subkontraktor, distributor. Juga, saatnya untuk lebih mengintegrasikan sistem manajemen mutu dengan issue-issue penting dan strategis organisasi. Maka tak heran bila persyaratan tentang memahami kebutuhan dan harapan pihak terkait ditempatkan dalam klausul umum yang mendasari pengembangan sistem manajemen mutu. Kondisi lingkungan yang dibutuhkan untuk operasi proses berbeda-beda tergantung produk dan layanannya. Hal ini berkaitan dengan dokumen-dokumen spesifik terhadap produk, aktivitas-aktivitas atau proses-proses dan harus ditempatkan pada lokasi kerja sehingga mudah dibaca oleh karyawan atau pekerja yang terkait. Pengetahuan tersebut harus dijaga dan tersedia pada tingkat yang dibutuhkan. Tapi bahwa siswa adalah pihak terkait yang berkepentingan dengan kinerja sistem manajemen mutu sekolah, ini lebih enak didengar.

Next

Penjelasan ISO

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Organisasi dapat dengan mudah mencari partner baru, menelusuri kinerjanya via website, bahkan bisa mengunduh katalog produk tanpa memintanya secara langsung. Mungkin tidak mengaplikasiskan proses probem solving yang layak, mungkin tidak melibatkan pihak-pihak secara lengkap. Untuk anda yang tidak puas dengan materi standar dan ingin memperdalam aspek teknis Manajemen Mutu dan Manajemen Modern, silakan. Pihak manajemen harus terus memantau apakah sistem manajemen mutu telah diterapkan dengan baik dan apakah telah efektif mencapai sasaran yang diinginkan. Untuk organisasi yang melakukan transaksi penjulana, pemastian ini bisa dengan peninjauan dan konfirmasi persyaratan yang dikirim oleh pelanggan. Mempromosikan kesadaran tentang pendekatan proses berarti berupaya agar setiap lapisan dalam organisasi terbiasa berpikir dalam kerangka proses; apa input dan output suatu aktifitas, apa persyaratan outputnya, apa kinerja yang ingin dicapai, apa resiko-resikonya dan sebagainya.


Next

Ini Dia Daftar Dokumen Wajib dalam ISO 9001:2015 + Free PDF!

penjelasan klausul iso 9001 tahun 2015

Persyaratan yang ditetapkan tentu harus mempertimbangkan juga harapan dari pelanggan dan pihak berkepentingan lain pemerintah, misalnya. Untuk mampu memberikan kepuasan kepada pelanggan, segenap personil organisasi dituntut untuk memliki kompetensi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya masing-masing. Organisasi juga sudah mempunyai sekumpulan operator yang ahli dalam memproduksi produk. Organisasi tentunya harus tahu teknologi-teknologi yang aplicable yang dapat menunjang kemampuannya dalam menghasilkan produk dan layanan yang bermutu. Perencanaan dan pengendalian operasional; Penentuan kebutuhan pasar dan interaksi dengan pelanggan; Proses perencanaan operasional; Pengendalian penyediaan barang dan jasa dari eksternal ; Pengembangan barang dan jasa; Produksi barang dan penyediaan jasa; Pelepasan barang dan jasa; Barang dan jasa yang tidak sesuai. Ini adalah tahapan awal untuk menerapkan sistem manajemen mutu: pahami konteks yang mungkin dapat mempengaruhi kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan sistem manajemen mutu. Sejuta kata dalam kebijakan mutu tak akan berguna bila manajemen puncak memberi contoh sebaliknya.

Next